CILEGON – Sebanyak 24 personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser), diterjunkan amankan arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, di wilayah Kota Cilegon dan menjaga ketertiban di sejumlah titik vital selama momentum libur akhir tahun.
Pengamanan ini difokuskan pada dua titik strategis yang menjadi pusat pergerakan masyarakat. Titik pertama berada di Terminal Terpadu Merak, sementara titik kedua berada di area stoper Dermaga Reguler Pelabuhan Merak yang menjadi jalur utama penyeberangan antar provinsi.
Komandan Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorkab) Banser Kota Cilegon, Kasani, menjelaskan bahwa pola pengamanan Nataru tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Banser tidak mendirikan posko tetap, melainkan menerapkan sistem pengamanan mobile.
“Pada Nataru tahun ini kami tidak menggunakan posko. Seluruh personel bergerak mobile sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Kasani kepada jurnalis, pada Rabu, 24 Desember 2025 malam.
Untuk memastikan pengamanan berjalan optimal selama 24 jam, Banser Kota Cilegon membagi personel ke dalam tiga shift jaga. Setiap shift diisi oleh delapan personel yang bertugas secara bergantian.
Shift pertama diberi nama “Ambon”, bertugas mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Pada jam ini, personel fokus mengantisipasi kepadatan penumpang siang hari serta membantu pengaturan antrean kendaraan dan pejalan kaki.
Shift kedua bernama “Bandung” bertugas mulai pukul 16.00 hingga 24.00 WIB. Pada waktu ini, arus kendaraan dan penumpang biasanya meningkat seiring mobilitas sore hingga malam hari.
Sementara itu, shift ketiga bernama “Charlie” bertugas mulai pukul 24.00 hingga 08.00 WIB. Shift ini menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan malam hingga pagi hari, terutama saat aktivitas penyeberangan masih berlangsung.
Kasani menyebutkan bahwa secara umum tantangan pengamanan Nataru tahun ini relatif terkendali. Tidak ada kendala berarti yang menghambat tugas personel Banser di lapangan.
“Tantangannya alhamdulillah tidak terlalu besar, berbeda dengan saat Angkutan Lebaran. Paling hanya soal koordinasi, karena jarak antar titik pengamanan juga tidak terlalu jauh,” jelasnya.
Banser terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian, TNI, serta unsur terkait lainnya demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur Nataru. Sinergi antar instansi menjadi kunci kelancaran pengamanan.
Melalui keterlibatan ini, Banser berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan libur akhir tahun, khususnya di kawasan Pelabuhan Merak yang menjadi simpul transportasi nasional.
“Kami berharap keamanan tetap terjaga, masyarakat tertib mengantre, sabar di perjalanan, dan seluruh rangkaian Nataru tahun ini bisa berjalan dengan sukses sampai selesai,” pungkas Kasani.






